Bastianini Membuka Masalah KTM: Pengalaman Baru di MotoGP 2025

Bastianini Membuka Masalah KTM: Pengalaman Baru

Bastianini Membuka Masalah KTM: Pengalaman Baru di MotoGP 2025 – Enea Bastianini, mantan pebalap Ducati Lenovo, baru-baru ini bergabung dengan situs kamboja tim satelit KTM Tech3 untuk musim MotoGP 2025. Dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang, Bastianini mengungkapkan beberapa kelemahan dari motor KTM yang perlu diperbaiki. Artikel ini akan membahas pandangan Bastianini tentang kelemahan motor KTM, tantangan yang dihadapinya, serta strategi yang diusung untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca juga : Pramac Bawa Semangat Juara Ducati ke Yamaha: Langkah Optimis Menuju Kejayaan

Kelemahan Motor KTM yang Diketahui Bastianini

Kekuatan Awal yang Tidak Berlangsung Lama

Bastianini menyebutkan bahwa meskipun motor KTM sangat kuat saat slot deposit 5000 masuk tikungan, kekuatan ini tidak bertahan lama. Ketika ban aus, motor mulai kehilangan cengkeraman bagian belakang berkali-kali dan tidak bisa kembali lagi ke performa awal. Bastianini menganggap ini sebagai masalah utama yang harus diperbaiki.

Pengalaman di Barcelona

Bastianini telah menguji motor KTM di tes pasca musim di Barcelona pada November lalu. Dari pengalaman tersebut, dia menemukan bahwa kelemahan utama motor adalah ketidakstabilan ban belakang saat ban aus. Bastianini berencana untuk berdiskusi dengan Dani Pedrosa, pebalap penguji KTM, untuk menemukan solusi baru.

Kondisi Fisik Pebalap

Selain masalah teknis, Bastianini juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik seorang pebalap selama tes tiga hari. Dia menyarankan agar pebalap tidak terlalu ngotot melakukan banyak pengujian pada hari pertama agar tidak kelelahan di hari kedua. Bastianini percaya bahwa dengan memahami batas energi mereka, pebalap dapat lebih efektif dalam menguji motor.

Strategi untuk Mengatasi Masalah

Diskusi dengan Dani Pedrosa

Bastianini berencana untuk berbicara dengan Dani Pedrosa, pebalap penguji KTM, untuk mendapatkan masukan dan solusi baru. Bastianini percaya bahwa dengan berdiskusi, mereka dapat menemukan cara untuk memperbaiki kelemahan motor KTM.

Pemahaman dan Penguasaan Motor

Bastianini juga menekankan pentingnya memahami dan mempelajari motor KTM secara mendalam. Dia berencana untuk memulai dengan percaya diri di hari pertama tes, kemudian mempelajari solusi baru pada hari kedua. Bastianini berharap bahwa dengan pendekatan ini, mereka dapat menemukan solusi yang efektif.

Harapan dan Dukungan

Optimisme Bastianini

Meski menghadapi tantangan besar, Bastianini tetap optimis. Dia percaya bahwa dengan kolaborasi yang baik antara tim KTM dan pebalapnya, mereka dapat mengatasi masalah dan meningkatkan performa motor.

Dukungan dari Yamaha

Bastianini juga mendapatkan dukungan dari tim KTM serta rekan setimnya, Maverick Vinales. Dengan dukungan tim dan strategi yang tepat, Bastianini berharap dapat membantu KTM kembali ke puncak MotoGP.

Kesimpulan

Pergantian Bastianini ke tim KTM Tech3 membawa harapan besar bagi tim dan pabrikan. Dengan mengungkapkan kelemahan motor KTM dan berencana untuk menemukan solusi, Bastianini menunjukkan komitmennya untuk membantu tim mencapai kesuksesan di MotoGP 2025. Meskipun tantangan besar menanti, optimisme dan strategi yang diusung oleh Bastianini dan tim KTM diharapkan dapat menghasilkan hasil yang memuaskan.